Ratu Elizabeth dan Capres dari Yogya

Saat membaca berita bahwa Raja Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X meresmikan pencolanannya sebagai presiden, saya bergumam, “Calon kuat Presiden berikutnya sudah absen, nih.” Saya memang belum yakin dan paham soal kans Sultan dalam pertarungan memperebutkan kursi nomor satu RI.

Tapi kalau melihat kapasitas, kapabilitas dan strategi perang yang sedang diterapkan Sultan, bukan mustahil kisah sukses SBY (dari seorang capres biasa dan tidak diperhitungkan menjadi presiden beneran) akan terulang kembali.

Udah nyogok, bikin gondok, masih belum kapok?

Dalam tulisan “Jadi PNS Lewat Jalur Pintas“, saya sedikit menyinggung soal nasib ke-CPNS-an seorang teman yang masih belum jelas karena calonya yang sudah menerima uang belasan juta raib entah kemana.

Interview with Nepotis Abis

Headline KOMPAS beberapa hari terakhir ini mendadak dihiasi dengan isu nepotisme di tubuh partai. Para pengurus partai cenderung mengangkat kalangan keluarga sendiri untuk duduk di kursi Dewan. Berita yang didukung dengan angka dan data yang lengkap ini pun mendapat respon dari berbagai kalangan dan memunculkan keresahan di masyarakat.

Akhirnya, rubrik “Korupsi” nongol juga…

Setelah selama 10 tahun (persisnya paska kejatuhan Soeharto) menjadi topik pemberitaan skala nasional, akhirnya tema Korupsi ‘naik’ jabatan jadi judul rubrik atau tepatnya nama menu sebuah portal berita online. Coba buka situs berita vivanews.com yang baru mengudara hari ini.

Korupsi (Belum) Jadi Tema Unggulan Industri Media

Tapi sayang, hingga sekarang masih sedikit media yang serius menggarap tema Korupsi sebagai ladang bisnis baru. Coba saja hitung berapa koran atau situs berita yang menjadikan Korupsi sebagai nama Rubrik khusus. Mungkin masih nol. Berita korupsi umumnya diletakkan di rubrik Nasional, Politik ataupun Hukum.

Soal Hukuman Mati, Indonesia Paling Kejam

Perasaan hidup Sugeng dan Sumiarsih mungkin sudah sirna. Putih dan hambar. Boleh jadi, kedua pasangan pembunuh Letkol (Marinir) Purwanto dan empat orang anggota keluarganya pada 13 Agustus 1988 silam ini sudah membenamkan hidupnya dalam kematian.

3 Responses to “”

  1. jaka says :

    lam kenal mas iskandar, lg belajar blog nichh

  2. gunhelmi says :

    selamat malem,
    tetap semangat, dan selalu berbagi
    Kang mas Iskandar yang sibuk mengurusi kompasioner,
    semoga tetap sehat dan di murahi berkat dari Tuhan yang maha esa,
    salam hangat
    baloghelmi
    http://www.baloghelmi.blogspot.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.